Oleh : Coach Mohammad Ramli
96% bisnis mati sebelum tahun ke 10 kalaupun lanjut ke tahun berikutnya, bisnis tersebut sudah kurang profitable & stagnan, survei ini dilakukan di amerika, jika survei ini dilakukan di indonesia katanya angkanya lebih tinggi lagi bisa2 99 %.
Banyak pebisnis yang sudah tahu dengan survey di atas, namun sangat sedikit pebisnis yang tahu apa penyebabnya sehingga banyak bisnis yang gagal hingga tak bisa berulang tahun yg ke 10.
Tak banyak pebisnis yg tahu ternyata penyebab bergugurannya bisnis di atas karena 6 kesalahan terbesar yang dilakukan para pebisnis yang familiar di kenal dengan istilah "six biggest mistake"
1 dari 6 kesalah terbesar itu adalah karena "lag off 2nd idea" yaitu kehilangan ide ke 2,
apa itu ?
Begini, dunia ini cepat berubah, behavior atau kebiasaan manusia juga berubah, namun pebisnis sering kali nyaman dengan model bisnisnya saat ini dan enggan melakukan inovasi, dan kreatifitas dalam bisnisnya, sulit menerima masukan, terlalu PD, sehingga bisnisnya berjalan begitu saja.
Itu juga penyebab banyak terpuruknya bisnis disaat pandemi, kenapa karena pebisnis nyaman dengan bisnisnya selama ini tanpa mau belajar, tanpa mau mendengar, tanpa mau berinovasi.
12 tahun lalu sy berinovasi mengeluarkan beberapa produk baru, padahal saat itu produk utama kami lagi laris manisnya, dan banyak teman2 karyawan bertanya2 untuk apa pak produk baru ini kan kompetitor sudah luar biasa pak ?
He he he aku senyum2 aja, dalam hatiku, apa salahnya sedia payung, eh sedia mobil sebelum hujan kan gak ada salahnya.
Akhirnya saya sendiri yg banyak menghandle produk baru itu, karena karyawan sudah disibukkan dengan produk dan model bisnis utama kami.
2 tahun lalu sebelum covid saya juga meluncurkan kembali 2 produk baru kami, dan lagi2 kedengarannya cukup aneh, bahkan ada manager kami yg kecewa dan kurang mendukung. Akhirnya sayapun berjuang sendiri memulainya hingga bisa dijual ke pasar.
Hari ini ketika lembaga2 sejenis, dan perusahaan2 sejenis mati karena dihantam covid dan regulasi pemerintah, logikanya bisnis kamipun mati, tetapi justru disaat covid kami bertahan dan bertumbuh, memang benar produk utama kami lumayan terpuruk dihantam badai, namun produk2 baru kami alhamdulillah berjaya disaat corona.
Tak perlu ditanya lagi pastilah semua pertolongan Allah, namun yang perlu kita sadari disaat kita mau berperang, selain iman yg kuat yg harus disiapkan, jangan lupa, baju perang anti panah dan sajam, pedang yg kuat dan tajam, dan kuda2 terbaik yg mampu berlari kencang harus kita siapkan.
2an idea ibarat pedang, baju perang dan kuda2, yang memang harus kita siapkan jauh2 hari, bahka sebelum terjadinya peperangan, karena perubahan begitu cepat, dan regulasi kadang suka menghambat.
Sekarang kitapun menjadi paham, di era 5.0 ini penentu kemenangan dalam dunia bisnis bukan lagi yg besar kalahkan yang kecil, tapi yang agile (lincah) akan kalahkan yang lelet.
Selamat pagi
Salam inovasi
REVAN Institute
Tidak ada komentar:
Posting Komentar